Hari berlalu, Kala rasa sakit perlaihan memudar dengan penerimaan diri, tak lagi ada harap yang kerap kali terucap. Berjalan maju sesekali melihat sepion ke belakang, supaya tak tertabrak. Menghilang kerap kali menjadi jalan ninja ku. Hanya aku dan diriku. Berjalan setapak demi setapak, tanpa keluh.
.
.
.
Aku, diriku dan mimpi ku.
Komentar
Posting Komentar